April 13th, 2008 by agungprabowo
Namanya moralitas, penting banget. Namanya kebaikan apapun bentuknya,
sekecil atom sekalipun, Insya ALLAH pasti akan mendapat balasannya
dunia akhirat. Pengalaman waktu tinggal di Balikpapan selama 2 tahun,
it’s little bit nightmare to me. Bayangin aja listrik matinya seminggu
hampir 3 or 4 kali. Tinggal di daerah penghasil energi tapi miskin
energi….thats balikpapan. So, PLN sebagai public service harusnya
bertanggung jawab, tapi sekali lagi setiap suatu masalah di indonesia
seperti lingkaran setan. PLN bisa saja bilang wong elo-elo orang aja
bayarnya dibawah harga pokok penjualan. Tapi Rakyat bilang Elo "PLN"
ngakunya susah tapi kalau pegawainya pensiun dapat Tunjuangan selangit.
What’s ever thats my country, always blame each other. dimanakah kita
letakan moralitas tersebut….??
So, how about Aussie PLN, di dunia
ini nggak ada yang sempurna. Kalau kita mau sewa rumah atau beli rumah
disini, tidak akan pernah mendengar berapa nich daya listrik rumahnya
900w, 1300w or 2200w. Cause, semua rumah disini Listriknya "bebas lepas". Tinggal mikir bayarnya aja. Disinilah hukum ekonomi bisa jalan "Demand berbanding linier dengan supply".

One day, listrik di adelaide pernah mati selama 2 sampai 3 hari itupun
terjadi sekali dalam siklus 8 s/d 10 tahun. Sudah dipastikan banyak
makanan yang busuk di kulkas dan berbagai efek negative lainya. Kembali
Moralitas, harus digunakan. Hayo…PLN South Australia (Adelaide),
tanggung jawab dong jangan seperti PLN di kampung gua…!!!
Eeehh… Ternyata bener, Tuch PLN "south australia", membagikan
Voucher2 untuk membeli makanan atau apapun di supermarket/toko sekitar
adelaide untuk menggantikan makanan para pelanggan listrik yang busuk
or rusak. Asyik, nggak tuch….
Tulisan, simple dalam blog ini
mungkin tidak berarti, dan bagaikan anging lalu, cuma siapa tahu aja
Direktur atau Vice Presidentnya PLN indonesia lagi browsing2 nyasar ke
blog gua…And dapat ilham untuk menjadi lebih baik.
Posted in Uncategorized | No Comments »
April 12th, 2008 by agungprabowo

Namanya Public Transport, ini hakekat hidup orang banyak. Negara,
Pemerintah Pusat sampai Pemerintah daerah wajib meringankan beban
rakyat banyak. Begitu sampai di Aussie sini, gw sudah nggak sabar untuk
terkena aroma bus umum di australia, Kebetulan di Adelaide ya public
transportnya ya Metro Adelaide.
Begitu naik Bus metroadelaide langsung Cuzzzz…, Membangkitkan memori
gua selama 20 tahun naik Public Transport di Jakarta. Bukan hanya
pengalaman Asam Garam, mungkin pengalaman manisnya cuma 1 or 2 gram
saja. Terus terang dari SMP, SMA metromini merupakan senjata andalan
sampai ke my school. Ngerasaiin enak cuma waktu SD & Kuliah, karena
masih SD jadi tiap sekolah diantarin mobil ortu, Pas Kuliah lg ada
mobil nganggur karena ortu pindah tugas ke luar jakarta jadi dapat
rejeki nomplok, Alhamdulillahirobill A’lamin.

Namanya naik Metromini, Dari kapasitas penumpang yang 2 sampai 3 kali,
kapasitas semestinya, Supir yang Drive nya Ugal-ugalan (Alasan sih
sopir mungkin Kadang "Elo naik bus bayar harga pelajar kok minta
selamat"), Kenek yang kalau teriak manggil penumpang 2 or 3 Km bisa
kedengaran sampai Perasaan ketar-ketir nyawa terancam kalau ketemu
siswa2 dari sekolah yang lagi tawuran sama sekolah kita. Tapi itu semua
tidak bisa hanya disalahkan kepada crew metromini tersebut, wong mereka
kerja cuma buat ngebul asap di dapur.
Bus MetroAdelaide, Service is
Number one, yang bikin gua terkesan pernah si sopir turun untuk
membantu penumpang yang karena Disable atau membawa barang banyak untuk
naik bis tsb, dan ini sering kali terjadi. Bisa bayangin nggak
Moralitas sich sopir…., btw kata temen gua wajar dong, wong gajih
tuch supir seminggu bisa buat liburan adelaide-bali.
Sekarang mari
kita pikirkan bareng gimana METROMINI yang ada di Jakarta bisa berubah
Jadi METRO ADELAIDE, bukan hanya Bus nya tapi juga kesejahteraan supir
dan Keneknya…
Ya..ALLAH, ringankan lah beban rakyat indonesia dunia akhirat, Amien…
Posted in Uncategorized | No Comments »
April 12th, 2008 by agungprabowo

Kebetulan
lagi browsing2, pengen tahu aja gimana sich perkembangan HSDPA di
indonesia, kebetulan di Oz sini, terutama di adelaide lagi musim yang
namanya mobile broadband dimana2 pada nawarin ini, OPTUS, VIRGIN, THREE
dll.. dgn harga sekitar $15/bln dapat 1GB. Di Indonesia gua lihat
indosat M2 nawarin 150rb/bln dapatnya cuma 250mb (1/4 GB). Udach gitu
harga modem usb hsdpa di indonesia bisa mencapai 2 juta lebih.
Sedangkan di Oz sini kalau elo mau langganan modem dikasih gratis..
bayangin nggak….
Yang jadi pikiran dalam benak gw, kenapa ya
di negara maju macam Oz, kata orang mahal..tapi buktinya dari Internet
sampai sembako (susu dll) lebih murah dari di indonesia…
Nasib2..Bangsa
gua "Indonesia" Maunya sich maju tapi urusan minyak, beras masih pada
antri & Harga internet selangit..Wong kabel bawah laut buat koneksi
internet aja masih numpang singapore.. (btw, I love u, Tanah air ku..)
Posted in Uncategorized | No Comments »
April 12th, 2008 by agungprabowo

Kenapa
gw kasih judul, website kayak kacang goreng memang kayak gitu
kenyataanya di oz sini, dari tukang ledeng, usaha kos2an, sampai
perusahaan kelas dunia semuanya 90% ada websitenya, bisa bayangin nggak
penetrasi internet disini. Gua yakin di indonesiapun someday bakal
kayak gini, cuma sekarang kesiapan mental masyarakat kita memang harus
siap, sekarang Bandwith internet yg disediakan untuk jalur pendidikan
aja baru terpakai 10-20%. Kata temen gua, internet mahal aja orang
indonesia Rangking 7 di dunia untuk mencari situs porno, apalagi
internet Gratis, bisa2 hancurin moral bangsa. (Lihat Survey Romi Satria Wahono, founder ilmukomputer.com).
Memang ALLAH SWT lebih tahu apa yang terbaik untuk bangsa kita INDONESIA..
Posted in Uncategorized | No Comments »
July 16th, 2007 by agungprabowo
" Nak, bangun... udah adzan subuh. Sarapanmu udah ibusiapin di meja..."Tradisi ini sudah berlangsung 20 tahun, sejak pertama kaliaku bisa mengingat kini usiaku sudah kepala 3 dan aku jadiseorang PNS di sebuah Departemen XXX, tapi kebiasaanIbu tak pernah berubah.
" Ibu sayang... ga usah repot-repot Bu, aku danadik-adikku udah dewasa" pintaku pada Ibu pada suatu pagi.Wajah tua itu langsung berubah. Pun ketika Ibu mengajakkumakan siang di sebuah restoran. Buru-buru kukeluarkanuang dan kubayar semuanya. Ingin kubalas jasa Ibu selamaini dengan hasil keringatku. Raut sedih itu tak bisadisembunyikan.Kenapa Ibu mudah sekali sedih ? Aku hanya bisa mereka-reka,mungkin sekarang fasenya aku mengalami kesulitanmemahami Ibu karena dari sebuah artikel yang kubaca ...orang yang lanjut usia bisa sangat sensitive dancenderung untuk bersikap kanak-kanak ..... tapi entahlah....Niatku ingin membahagiakan malah membuat Ibu sedih.Seperti biasa, Ibu tidak akan pernah mengatakan apa-apa
Suatu hari kuberanikan diri untuk bertanya,
" Bu, maafin aku kalau telah menyakiti perasaan Ibu.Apa yang bikin Ibu sedih ? "Kutatap sudut-sudut mata Ibu, ada genangan air mata di sana.Terbata-bata Ibu berkata," Tiba-tiba Ibu merasa kalian tidak lagi membutuhkan Ibu.Kalian sudah dewasa, sudah bisa menghidupi diri sendiri.Ibu tidak boleh lagi menyiapkan sarapan untuk kalian,Ibu tidak bisa lagi jajanin kalian.Semua sudah bisa kalian lakukan sendiri "
Ah, Ya Allah, ternyata buat seorang Ibu .. bersusah payahmelayani putra-putrinya adalah sebuah kebahagiaan.
Satu hal yang tak pernah kusadari sebelumnya. Niatmembahagiakan bisa jadi malah membuat orang tua menjadisedih karena kita tidak berusaha untuk saling membukadiri melihat arti kebahagiaan dari sudut pandangmasing-masing.Diam-diam aku bermuhasabah... Apa yang telahkupersembahkan untuk Ibu dalam usiaku sekarang ?Adakah Ibu bahagia dan bangga pada puteraputrinya ? Ketika itu kutanya pada Ibu,Ibu menjawab,
" Banyak sekali nak kebahagiaan yang telah kalianberikan pada Ibu. Kalian tumbuh sehat dan lucuketika bayi adalah kebahagiaan. Kalian berprestasidi sekolah adalah kebanggaan buat Ibu. Kalianberprestasi di pekerjaan adalah kebanggaan buat Ibu. Setelah dewasa, kalian berprilaku sebagaimanaseharusnya seorang hamba, itu kebahagiaan buatIbu. Setiap kali binar mata kalian mengisyaratkankebahagiaan di situlah kebahagiaan orang tua."
Lagi-lagi aku hanya bisa berucap," Ampunkan aku ya Allah kalau selama ini sedikitsekali ketulusan yang kuberikan kepada Ibu.Masih banyak alasan ketika Ibu menginginkan sesuatu. "
Betapa sabarnya Ibuku melalui liku-liku kehidupan.Sebagai seorang wanita karier seharusnya banyak alasanyang bisa dilontarkan Ibuku untuk "cuti" dari pekerjaanrumah atau menyerahkan tugas itu kepada pembantu.Tapi tidak! Ibuku seorang yang idealis. Menata keluarga,merawat dan mendidik anak-anak adalah hak prerogatifseorang ibu yang takkan bisa dilimpahkan kepada siapapun.Pukul 3 dinihari Ibu bangun dan membangunkan kamiuntuk tahajud. Menunggu subuh Ibu ke dapur menyiapkansarapan sementara aku dan adik-adik sering tertidur lagi...Ah, maafin kami Ibu ... 18 jam sehari sebagai "pekerja"seakan tak pernah membuat Ibu lelah..Sanggupkah aku ya Allah ?
" Nak... bangun nak, udah azan subuh ..sarapannya udah Ibu siapin dimeja.. "
Kali ini aku lompat segera.. kubuka pintu kamar dankurangkul Ibu sehangat mungkin, kuciumi pipinya yangmulai keriput, kutatap matanya lekat-lekat dan kuucapkan,
" Terimakasih Ibu, aku beruntung sekali memilikiIbu yang baik hati, ijinkan aku membahagiakan Ibu...".Kulihat binar itu memancarkan kebahagiaan. ..Cintaku ini milikmu,Ibu... Aku masih sangat membutuhkanmu. ..Maafkan aku yang belum bisamenjabarkan arti kebahagiaan buat dirimu..
Sahabat.. tidak selamanya kata sayang harusdiungkapkan dengan kalimat "aku sayang padamu... ",
namun begitu, Rasulullah menyuruh kita untukmenyampaikan rasa cinta yang kita punya kepadaorang yang kita cintai karena Allah.
Ayo kita mulai dari orang terdekat yang sangatmencintai kita ... Ibu dan ayah walau mereka takpernah meminta dan mungkin telah tiada.Percayalah.. . kata-kata itu akan membuat merekasangat berarti dan bahagia.
Wallaahua'lam
"Ya Allah, cintai Ibuku, beri aku kesempatan untukbisa membahagiakan Ibu..., dan jika saatnya nanti IbuKau panggil, panggillah dalam keadaan khusnul khatimah.Ampunilah segala dosa-dosanya dan sayangilah iasebagaimana ia menyayangi aku selagi aku kecil "
"Titip Ibuku ya Allah"
Posted in Uncategorized | 3 Comments »